A Tribute to Oppa


“A Tribute to Oppa”
‘Aku duduk sendiri disini, ditempat yang sama hanya untuk bermimpi kau ada disampingku lagi. I wish kamu kembali lagi untukku..’

Hari ini aku duduk sendiri di taman depan kampus yang dulu kita idamkan bersama saat kita masih SMA dulu, kita lakukan semuanya bersama supaya kita bisa diterima dikampus ini tapi kenapa kau pergi? “Woy! Ngapain kamu disini? Ngelamun aja kesambet tau rasa lo.”, Kata Sherin mengagetkan ku. “Ya terserah aku donk mau ngapain aja.”, Sergah ku galak. “Yee, ni orang diingetin malah nyeyel. Ya udah lah aku pergi dulu, mau aku kasih tau good news malah gak mau. Bye!”, Kata Sherin pura – pura pergi. “Wait! Apaan good news nya? Kasih tau donk, kan Sherin baik banget.”, Kataku ngegombal.
“Udah aku kira kamu bakalan ngelarang aku pergi, emang aku keliatan kayak mau pergi ya?”, Tambah Sherin. “Halah.. To the point aja, deh. Tadi kamu mau ngomong good news apaan?”, Tanya ku. “ Dengan satu syarat nanti pulang kampus aku kamu traktir pizza ya! Promise?”, Jelas Sherin. “Ok.. Ok.. Check it out..”, Jawabku cepat. “Jadi tadi pas aku mau jalan kesini aku liat cowok cakep banget ditaman sebelah sana lagi nggitar!”, Jelasnya lagi sambil menunjuk arah yang dia maksud.
“Waduh beneran lo? Serius lo? Yuk, Ayuk kesana penasaran aku! Ayo!”, Ajakku semangat. Dari kejauhan aku bisa melihat ada seorang cowok berkacamata sedang memainkan gitar hitamnya, “Gimana? Apakah kamu tertarik?”, Tanya Sherin. Jantungku seketika berdegup kencang, wajah itu kelihatan familiar dimemoriku matanya, hidungnya, bibirnya, caranya memainkan gitar miliknya. “Ya ampun Tuhan! Ni anak ngelamun lagi, jangan – jangan kamu tertarik sama cowok itu ya? Ngaku deh!”, Kata Sherin mengagetkan ku kembali. “Heh, bocah lo minta aku jitak? Udah lah traktir pizza nya batal aja!”, Kataku kesal.
“Yah, kok Tita ngambek lagi sih. Sorry banget lho. Tapi kamu beneran tertarik sama cowok itu kan?”, Kata Sherin lagi. “Maybe. Kamu aku maafin tapi nanti gak aku traktir pizza ya!”, Kataku. “Fine. Menurutku lebih berarti pengampunan dari seorang Tita daripada seloyang pizza.”, Jawab Sherin dengan lapang dada. Aku pun tertawa dengan kerasnya, “Kok kamu ketawa gitu sih? Ya udah lah aku kekelas dulu takut telat. Bye, see you!”, Kata Sherin marah. Aku pun segera menghiburnya dengan sisa – sisa tawaku tadi, “Hey! Kamu jalan selangkah lagi berarti kamu menolak traktiran pizaa dari Tita”.

  Sherin pun berbalik dan berlari memelukku, “Thanks ya, ta. Kamu emang sahabatku yang terbaik! Yuk, kekelas!”. Sebelum pergi aku ingin melihat cowok itu sekilas, ia masih tekun memainkan gitarnya dengan lihainya. Cowok itu mengapa bisa membutakan hatiku karena hatiku milik seseorang yang sudah meninggalkanku disini. Lalu tiba – tiba datang lah seorang cewek, penampilan nya lebih cantik daripada aku mungkin dia adalah pacarnya. Karena kulihat mereka berdua kelihatan sangat dekat, tanpa sadar aku udah ngelamun lagi sebelum aku ngelamun lebih lama lagi akupun segera menyusul Sherin yang udah berjalan jauh didepanku.

***

“Ta, kamu tau Josh kan? Aku punya good news tentang dia.”, Kata Sherin tentang cowok terkeren seangkatanku. “Iya tau, kenapa emangnya? Kenapa kamu senyum – senyum gitu?”, Kataku penasaran. “Kamu gak akan percaya tentang berita ini. Josh suka sama kamu Tita, cowok terkeren angkatan kita suka sama kamu Tita.”, Kata Sherin menggebu – gebu. “What? Kamu lagi ngerjain aku atau gimana? Gak mungkin, ah. Kamu ngaco, gak mungkin kali cowok macam dia suka sama aku!”, Jawabku gak percaya. “Aku juga kaget. Kemaren aku kan keluar kelas terakhir, Josh jalan ngedeketin aku sambil ngasih ini ke aku katanya ini buat kamu.”, Jelas Sherin sambil ngasih sebuah kotak berwarna garis – garis hitam, putih, kuning, ungu, dan biru.

Aku pun menerima kotak itu terheran – heran, “Aku gak percaya dia ….”, Kata – kataku tertahan saat melihat isi dari kotak itu. “Kenapa, ta? Apaan i..”, Kata – kata Sherin tertahan juga. Isi kotak itu adalah dua tiket V.V.I.P konser Super Junior K.R.Y yang sangat – sangat diinginkan oleh ku dan Sherin. Disitu ada note yang berisi,

“Hai, salam kenal! Aku Josh, kamu pasti tau lah siapa aku. Buat hadiah perkenalan kita, aku kasih kamu tiket konser Super Junior K.R.Y buat kamu sama sahabat mu. Karena aku denger kalian nge-fans banget sama mereka, makanya aku kasih ini ke kalian. Have fun, ya!” -JOSH-.

“Aaa!! Aaa!! Aaa!!”, teriakku dan Sherin bersama yang berhasil menyita perhatian dari temen – temen sekelas. Pak dosen yang sedang menjaga pun segera buka mulut, “Hey! Kalau mau teriak – teriak jangan disini, ini tempat buat belajar musik. Mentang – mentang disini ada peredam suaranya kalian bisa teriak – teriak”. “Ah.. Sorry kita ngeganggu kalian semua, kita keluar ya.”, Jawabku hati – hati. “Siapa bilang kalian boleh keluar. Ayo, kesini kamu mainkan lagu ini dan kamu nyayikan lagu ini”, Suruh Bu dosen yang ada disitu ke Sherin dan ke aku. Aku dan Sherin pun memulai konser kecil kita, semua mata tertuju padaku dan Sherin selama aku menyanyi dan Sherin yang bermain keyboard.

Setelah menyelesaikan konser kecil kita, semua nya berdiri termasuk Pak dosen dan Bu dosen yang tadi dan memberikan kami standing applause. “Hari ini kita tidak perlu susah – susah mencari orang yang cocok untuk memainkan lagu ini. Selamat kalian terpilih untuk mengisi di konser kampus kita!”, Jelas dosen tadi. “What? Aaa!! Aaa!! Aaa!!”, Teriakku dan Sherin bareng lagi saking kagetnya. “Mungkin bakat kalian selain dibidang seni musik juga diseni suara yang asli bakal bikin gendang telinga orang pecah ya?”, Lawak Pak dosen itu. “Bisa dibilang begitu sih pak. Makasih pak buat kebaikan hatinya udah menyertakan kami berdua. Ngomong – ngomong judul lagunya apa ya?”, Tanya Sherin yang udah gak shock lagi.
“Judul lagunya ‘When Falling in Love With Friend’ lagu aslinya dinyayikan oleh Ryeowook SuJu dan Beige. Dan kamu Tita nanti kamu akan menyanyi dengan seorang anak jadi kalian akan menyanyi duet.”, Jelas Bu dosen lagi. “Menyanyi duet ya pak. Ok, pak makasih buat kesempatan yang udah bapak kasih buat kita berdua”, Kataku. “Iya pak, terimakasih. Lalu lagu ini akan diiringin saya saja atau mau ditambah yang lain?”, Tanya Sherin dengan semangat. “Tentu saja tidak, kalian akan perform bersama anak – anak yang lain yang sudah terpilih. Besok kita mulai latihan ditempat ini jam tiga sore ya.”, Jelas dosen yang lain lagi. “Ok, pak siap laksanakan! Sebelumnya, makasih lalu kami mau pulang dulu udah malam. Permisi.”, Kataku berpamitan dan kami pun segera keluar dari ruangan itu.

***

Aku dan Sherin pun segera pergi ke Pizza Hut buat merayakan keberhasilan kami berdua seharian ini. Selama perjalanan kita teriak – teriak kegirangan gak peduli sekarang semua mata tertuju pada ku dan Sherin, lalu sampailah kita di Pizza Hut. “Mbak, pesen small pan yang Beetato Pepperoni, Beef Lasagna, Vanilla sama Chocolate milkshake. Nanti aku minta bill nya ya.”, Kataku ke waitress nya. Waitress nya lalu pergi menyampaikan pesananku ke cheff di dapur, agak lama sih jadinya setelah penantian panjang pesanan kami pun datang. “Mari kita santap makanan lezat yang sudah ada dihadapan kita saat ini. Sebelum nya mari kita berdoa, Amin! Serbu!!!”, Kataku.

“Tita, kita hari ini beruntung banget ya. Kamu udah suka sama seseorang, Josh ngasih kita tiket konser SuJu K.R.Y, dan yang terakhir kita tampil di pensi kampus kita!!”, Kenang Sherin. “Iya nih feel fly like a G6! Tuhan makasih buat semuanya!”, Kataku senang lalu datang lah waitress nya nganterin bill yang kuminta tadi. “Mbak, pesanan anda semuanya sudah dibayar seorang cowok tapi dia udah pergi. Makasih”, Jelas waitress nya sambil pergi. “Dan satu lagi ada orang tak dikenal yang ngebayar pesanan kita.!”, Tambah Sherin sambil cengar – cengir. “Hari ini adalah hari keberuntungan kita berdua! Yey, ngomong – ngomong pulang yuk udah malem nih. Besok jadwal kita bakalan padat!”, Kataku dan kami pun berpisah di depan Pizza Hut itu.

***

“Ok anak – anak semua terima kasih sudah meluangkan waktu untuk latihan pada hari ini. Kita akan tampil akhir pekan ini, mohon pergunakan waktu latihan sebaik – baiknya. Dan saya akan mengenalkan penyanyi dan pianis untuk penampilan kita yang sudah lama kita cari, inilah mereka Tita penyanyi dan Sherin pianis”, Jelas dosen yang kemarin. “Tommy, silahkan maju kedepan ini adalah teman duetmu Tita. Anak – anak mari mulai latihannya”, Kata si dosen memperkenalkan teman duetku dan dia adalah cowok yang ditaman itu. Jantungku berdegup cepat seperti kemarin lagi, “Hai, aku Tommy aku temen duetmu dan aku yang akan jdi gitaris disini.”, Katanya memperkenalkan diri. “Hai juga, aku Tita. Yuk, kita latihan nyanyinya dulu.”, Kataku dengan santai padahal jantung ini udah berdegup dengan cepatnya. Aku pun berusaha membiasakan diri dan akhirnya aku pun terbiasa ada didekatnya yang hangat seperti dia yang udah meninggalkan aku.

***

  Sore ini aku dan Sherin akan nonton konser SuJu K.R.Y yang udah sejak lama kami tunggu, walaupun capek setelah latihan aku gak boleh mensia – sia kan kesempatan ini. Setengah jam perjalanan kami pun sampai di tempat konser, “Sherin? Are you ready?”, Tanyaku ke Sherin. “Certainly! I’m ready! Yuk, masuk.”, Ajak Sherin dan kami pun masuk lalu terlihat panggung megah banget. Lalu ada suara dari pengeras suara memberi tau kalau konser akan segera dimulai dan penonton di harap tenang lalu tiba – tiba lampu mati. Semua penonton yang ada disitu pada jejeritan semua karena aku dan Sherin gak pernah liat konser jadi lah kami diam saja.

Lalu terdengar suara Ryeowook bernyanyi dan disusul Yesung dan Kyuhyun yang disertai suara penonton lain jejeritan senang. Aku ikut menyanyi saat trio itu menyanyi karena aku hafal semua lagu mereka, ternyata hari itu ada tamu spesial Jay, Jonghyun, dan Jino dari S.M. The Ballad dateng juga. Setelah penampilan dari S.M. The Ballad keluar lah Beige bersama Ryeowook dan menyanyikan lagu yang akan kami tampilkan dua hari lagi, aku dan sherin pun menikmati penampilan itu dengan sungguh – sungguh. Hingga sampai lah pada akhir acara Kyuhyun, Ryeowook, dan Yesung menyanyikan lagu terbaru dari SuJu K.R.Y yaitu ‘Fly’, karena belom begitu hafal aku cuma mendengarkan mereka bernyanyi. Dan acara pun selesai, “Acara nya keren banget ya, kamu makasih sama Josh udah ngasih tiket ini selain karena aku suka sama dia.”, Kata Sherin sambil kedip – kedip mata.

“Ya ampun Sherin kamu suka sama Josh, congrats ya! Menurutku Josh gak suka sama aku deh, tapi dia suka sama kamu nyatanya tiketnya ada dua dan satu nya buat kamu. Mungkin tiket ini diatas nama kan namaku biar kamu gak geer kali.”, Jelasku panjang lebar. Sherin pun berpikir agak lama, “Iya juga ya? Ya ampun makasih banget Tita kalau gitu! He’s love me!”, katanya senang sambil mencubit pipiku. “Sher, Sher, Sher, itu mereka bertiga keluar mungkin mereka kira udah sepi kali nih tempat. Yuk kesana minta foto – foto!”, Aku pun melihat sekeliling dan emang bener udah sepi tapi gak peduli ah, yang bisa foto sama mereka cowok – cowok keren. “Annyeong Haseyo? Jeo neun Tita imnida and this is my friend Sherin. Would you like we took photos with you all?”, Tanyaku dengan gemeteran takut mereka gak mau dan mereka mau! Aku dan Sherin difoto bareng Yesung, Kyuhyun, sama Ryeowook dan yang terakhir kita berlima foto bareng.

Gak tau ini berkat Tuhan atau gimana tiba – tiba Jino, Jay, sama Jonghyun juga keluar dan jadilah kita foto – foto sama mereka, seneng banget rasanya. Sampai akhirnya manager mereka dateng dan menyuruh kami pulang, “Kamsahamida, for the photos. Nice to meet you. Annyeong higaseyo!”, Kataku memisahkan diri lalu aku dan Sherin pun segera pergi dari tempat itu. Sesampainya diluar jalanan udah sepi banget untungnya Sherin bawa mobil, “Sher, hari ini seru banget ya! Kita bisa foto sama mereka semua! Makasih ya, kalau bukan karena Josh suka sama kamu pasti kita sekarang udah ngiler di kamar! Hihihi ”, Kataku. “Biasa aja deh. Besok kita gladi resik kan? Gak sabar nungguin hari H nih.”, Kata Sherin senyam senyum.

“Iya nih. Yah, udah sampe rumah. See you tomorrow!”, Kataku dan segera masuk rumah. Aku segera berganti baju dan menulis diary,

Dear Diary,
Hari ini is amazing day.. U know why?? Bcz I meet all member of SuJu K.RY and S.M. The Ballad! Dan kau tau tadi Tommy nembak aku!! I don’t believe it, it’s like a dream! Belom aku kasih jawaban sih, karena aku masih teringat dia..

Satu Tahun Yang Lalu ♥
“Tita? Yuk, kita ngedaftar di Kampus impian kita? Besok mulai pendaftaran gelombang pertama, lho!”, Katanya penuh semangat. “Ok.. Ok.. Semua persyaratan udah aku penuhi, tinggal satu yang belom!”, Kataku gak kalah semangat. Mukanya berubah agak bingung, “Apaan, ta?”. “Tinggal sebuah lagu darimu yang belom ada!”, Kataku cengar cengir girang. “Ya ampun Tita! Aku kira apaan, yuk nyanyi bareng!”, Ajaknya.

And at last I see the light
And it’s like the fog is lifted
And at last I see the light
And it’s like the sky is new
And it’s warm and real and bright
And the world has somehow shifted
All at once, everything is different
Now that I see you, now that I see you
Mandy Moore – I See the Light

***

Kringg.. Kringg.. Kringg..
Bel tanda pulang di SMA ku pun berdering, semua anak pun segera berhambur keluar dari kelas mereka dengan girang gembira. Tidak dengan ku, muka ku pucet gak karuan gara – gara aku takut gak keterima di kampus impianku dan dia. “Tita! Are you ready? Mari kita lihat hasilnya. Jeng.. Jeng.. Jeng..”, Katanya sambil mengklik – klik web dari kampus itu di lab. komputer sekolah. “Titania Firstiani.. Titania Firstiani.. Titania Firstiani..”, Batin cowok di sebelahku. “Immanuel Jerremy.. Immanuel Jerremy.. Immanuel Jerremy..”, Batinku. “Yey! Kamu keterima!”, Kataku dan dia bareng sambil berpelukan lalu keluar dari situ dan berjalan ke taman depan kampus impian kami.

“Congrats ya! Yes, kita satu kampus! Makasih Tuhan!”, Katanya senang. “Iya! Yes!”, Kataku senang. Ia memandangiku dan mendekatkan muka nya ke muka ku, bisa kurasakan nafasnya yang tak teratur dan mencium keningku. “Tita. Saranghae.”, Katanya lembut di telinga ku. Aku pun memeluknya, “Nadoo saranghae, oppa.”, Kataku pada orang yang kusebut oppa karena dia lebih tua daripada aku.

My eyes fill with tears, so I lift my head up
I smile a little so they won’t fall
Why are you like this to me, what are you saying?
All the things we talked about go to the sky
The words I have never said
The words I didn’t know I’d say as I cried
I like you, oppa, what do I do?
IU – Good Day

***

“Selamat murid – murid semua nya, mulai dari saat ini kalian dinyatakan lulus dari sekolah ini.”, Kata kepala sekolahku dan disambut teriakan murid – murid kelas 12 yang melempar topi wisuda mereka termasuk aku. “Tita! We graduated!”, Kata oppa dan mencium keningku. “Iya! Dan kita akan masuk kampus yang sama! Dan kau tau, kemarin saat prom night kau keliatan cakep banget!”, Kataku. “Kamu juga cantik banget kok, sekarang pun juga cantik!”, Pujinya yang berhasil membuat pipiku memerah. That day is the most beautiful day aku dengan dia, tapi gak tau kenapa aku merasa ini adalah saat terakhirku bersama dia.

Setelah pulang dari sekolah aku dan keluargaku ada acara keluarga jadi aku gak bisa ketemu dia lagi, He’s my oppa. Hari itu aku dan keluargaku makan enak – enak dan baru selesai agak sore, aku kecapekan lalu ketiduran. Aku baru terbangun sekitar jam enam sore dan saat ku buka mata ku disamping tempat tidurku ada oppa lagi duduk. “Hai Tita! Capek ya? Papa, mama, sama adekmu lagi pergi jalan – jalan terus aku disuruh nemenin kamu.”, Katanya sambil tersenyum. Aku yang sadar muka ku jelek banget kalau habis bangun tidur, spontan langsung berdiri ke kamar mandi buat mandi.

“Eits, mau kemana? Gak usah ke kamar mandi, just the way you are! Kamu tetep cantik kok, tenang aja aku tetep suka sama kamu kok.”, Katanya meyakinkanku. Aku dibuat nya malu lagi, “Thanks”. “Ta.. Aku ngerasa harus ngomong ini ke kamu, kalau misalnya aku pergi dan gak kembali lagi tolong ya kamu tetep masuk kampus itu dan inget jangan pernah sedih terlalu lama.”, Katanya yang membuat jantungku berdetak lebih cepat. Aku menangis dipelukan nya dan tak tau kenapa aku juga memiliki feeling yang sama dengan dia.

Sebelum dia pulang dia memberiku sebuak kotak, “Ta, aku titip ini ya. Besok suatu saat kalau bener aku pergi, kotak ini tolong dibuka. Kalau aku belom pergi jangan dibuka!”, Katanya dengan senyum yang sanggup membuatku meleleh. Lalu dia pulang setelah papa, mama, dan adek pulang dari jalan – jalannya tanpa aku. “Hai! Udah sampe mana? Masih dijalan ya?”, Tanyaku ditelepon. “Iya nih..”, Tiba – tiba terdengar suara decitan rem motor dan suara orang berteriak kesakitan lalu teleponku terputus.

***

“Mama! Ini salah ku dia pergi! Ini salahku! Karena aku telepon dia pas mau pulang! Mama aku yang salah!”, Tangisku karena dia meninggalkan ku untuk selamanya. Siang itu aku tak sanggup datang kepemakamannya aku gak rela ngeliat dia terkubur dalam tanah dan tak pernah kembali lagi. Yang bisa kulakukan hanya menangis, menyesali semua yang udah aku perbuat kemarin. Oppa! Kenapa kau harus pergi? Dan ini semua karena aku! Karena kesal aku pun membuka kotak pemberiannya sebelum dia pergi,

Hi Tita! Thx yaa buat semua yang udah kamu kasih buat aku selama ini.. Maaf, aku harus pergi secepat ini dan aku gak tau alasannya kenapa? Aku merasa aku akan pergi sebelum kita sempat masuk dihari pertama kuliah kita, tapi semoga gak yaa.. Kau tau aku seneng banget sama music, so if you wanna always remember me.. Simple.. Just keep playing music, dan kamu harus tetep masuk kampus itu apapun yang terjadi karena itu impian kita! Ok! Jangan pernah menyalahkan dirimu sendiri, aku merasa saat aku pergi nanti kamu bakalan merasa bersalah.. Pokoknya keep fighting yaa, terus semangat! I love you, yeoja!

With Love,
Jerry
Your Lovely Oppa

♥ You always in my heart, oppa! ♥

Sekarang aku duduk didepan jendela sama seperti dulu saat aku merasa sangat bersalah, karena udah membuatmu pergi. Oppa? Bolehkah aku menerima cintanya, cowok yang sangat mirip denganmu?

Don’t you know, there’s nothing I can do,
I gotta get to know you
I have to see this through I want it all
I gotta let you know, this feeling is so true
Coz I know that you’re One of a kind
And I can’t get you out of my mind
C.N. Blue – One of a Kind

***

“Ta? Kok sumringah banget sih? Hayoo, kenapa? Ngomong – ngomong besok kan udah hari H, kita gak usah jalan – jalan aja ya. Persiapan buat besok, denger – denger Tommy nembak kamu ya? Ngaku deh!”, Tebak Sherin. Muka ku jadi merah, “Kok bisa tau sih? Hehehe.. Jawab ya atau gak? Udah lah aku jawab ya aja, lagian aku cinta sama dia! Terus kamu sama Josh gimana?”. “Lha ini baru mau cerita eh, udah keduluan ya udah deh. Kamu tau, tadi dia nembak aku tau! Ya ampun, rasanya kayak disamber petir tau! Tanpa menunggu aku jawab ya, biar dia gak suka sama cewek laen lagi! Yes, udah ya aku pulang dulu bye! Besok jangan dateng telat!”, Pesan Sherin lalu langsung tancap gas dan pergi. Sekarang tinggal aku sendirian disini, tiba – tiba ada suara motor dan berhenti tepat di sebelahku dan dia Tommy.

“Hai! Sendirian ya? Butuh tumpangan?”, Tanya nya dan kujawab dengan sekali anggukan. Ia pun segera menyalakan mesin dan meluncur ke jalan raya dengan cepat yang bisa kulakukan hanya memeluknya dan memejamkan mata karena takut. Tiba – tiba motor itu berhenti, aku segera melepaskan pelukanku tapi ditahannya tanganku. Ia bertanya hal yang paling aku takutkan, “Tita? Would you be my girl my friend? Cuma jawab ya atau gak, kemarin aku udah tanya kan?”. “Tom, aku gak bisa jawab sekarang tapi aku janji besok selesai kita perform aku pasti jawab. Ok!”, Kataku sambil turun dari motor.

Sebelum aku masuk rumah ia mencium keningku, “Ciuman ini? Kenapa sama kayak, oppa?”, batinku. Setelah itu dia langsung pergi, sampai didalam aku langsung berganti baju dan menulis di diaryku.

Dear Diary,
Hari ini aku seneng banget, dia menanyakan pertanyaan yang sama ke aku. Oppa? Aku terima dia ya, gak tau kenapa aku ngerasa dia itu oppa.. Dan kau tau besok aku mau perform bareng dia, doakan lancar ya! Amin.!! ♪
Bintang malam ini banyak banget kata orang kalau kita punya orang yang spesial bagi kita dan dia udah pergi pasti mereka salah satu dari berjuta – juta bintang dilangit. Dan aku percaya itu, I wish upon a star you will be in my heart forever. ♥

***

Malam ini adalah malam yang ku tunggu dari sejak lama, ya malam ini aku akan perform didepan semua mahasiswa yang ada di kampus ku. “Teman – teman semua mari kita saksikan performance teman kita yang katanya digarap serius banget! Ya udah gak usah nunggu lama lagi, mari kita lihat penampilan mereka.”, Kata mc nya penonton pun bertepuk tangan. Lampu padam dan gorden pun terbuka, lampu sorot langsung menyorotku dan Tommy yang langsung memainkan gitarnya dan mulai bernyanyi. Dan tiba saatnya untuk aku menyanyi, suaraku langsung terdengar di seluruh ruangan itu beda rasanya saat masih latihan sama sekarang ini. Aku menoleh kebelakang sebentar dan kulihat Sherin memainkan piano nya dengan segenap hati lalu teman – teman lain yang ikut memeriahkan lagu ini.

More than the words “I love you”
We still, with our sweet feelings
Little by little, starting from to day
I like all that you are, like everything
Your hands that I took, I won’t let go
But in stead I will be by your side saying “I love you”, forever
Beige ft. Ryeowook – When Falling in Love With Friend

  Selama aku dipanggung aku ngerasa Tommy sesekali ngeliatin aku, tapi gak aku liat balik soalnya takut suaraku jadi jelek. Tak terasa lagu nya udah habis dan gorden tertutup lagi, terdengar suara penonton tepuk tangan dan kami cepat – cepat berjajar rapi untuk curtain call lalu gorden terbuka lagi. Bangga rasanya udah memberi yang terbaik buat temen – temen yang udah nonton penampilanku tadi. Tiba – tiba Tommy datang dan memelukku setelah gorden tertutup lagi. Ia mengajakku ke taman saat aku pertama kali ngeliat dia dulu, “Hey! Tadi suaramu bagus banget lho, lebih bagus daripada pas latian. Tapi kenapa tadi kamu gak ada eye contact sama aku?”, Tanya nya.

  Deg. Aku harus jawab apa, “Eh, mmm, ya terserah aku kan mau ngeliat kamu atau gak.”. “Ok deh. By the way, gimana sama pertanyaanku kemaren?”, Tanya nya dengan penuh harapan dimata nya. “Haduh gimana ya? Jangan marah ya.. Sorry aku jawab gak.”, Kataku dengan kepala tertunduk. “Ya udah. Gak apa – apa.”, Kata nya sambil mengangkat kepalaku biar bisa dia lihat mukaku terpaksa sandiwaraku kebuka deh. “Hehehe, sorry! Maksudku aku gak bisa nolak kamu, jangan desparate gitu donk. Hahaha!”, Jawabku sambil ketawa hingga dia memelukku.

  Ia membisikkan kata – kata yang bisa membuat semua yang mendengarnya meleleh, “Kau tau, aku sayang banget kamu. Dulu sebenernya yang nyuruh Sherin manggil kamu buat liat aku, itu semua ideku. Dan cewek yang kamu liat waktu itu, dia cuma temenku yang aku anggep kayak adekku sendiri, jangan negative thingking ya. Karena dari dulu aku udah suka sama kamu, dan aku tau kamu gak akan pernah nolak aku. Dan ternyata bener kan, jadi please by my side forever! Ok!”. Perkataannya membuatku semakin erat memeluknya dan juga karena udara disini tambah dingin. Samar – samar terdengar suara mc kalau acara udah mau selesai dan sekarang saatnya untuk final stage. Mendengar itu aku dan dia langsung berlari masuk ke gedung tadi dan ikut nonton final stage yang dibawakan Sherin. Penampilan Sherin keren banget, kali ini ia memainkan biola dan tak jauh dari panggung kulihat Josh yang melihatnya penuh perhatian sambil senyum – senyum.

  Tuhan makasih ya udah ngasih hidup yang indah buat anakMu yang nakal ini, maafin kalau anakMu kadang – kadang berbuat salah. Makasih udah ngasih Tommy yang udah jadi my sweety friend ever setelah oppa. Makasih udah ngasih sahabat yang selalu ada disampingku walaupun aku lagi ada masalah dia tetap ada disampingku, dialah Sherin. Makasih udah ngasih oppa yang sekarang udah ada disampingMu, karena dia satu – satunya orang yang akan jadi oppa ku tolong bilangin sama dia kalau dia akan ada dihatiku selamanya. And, this is song for you friends!

For being my strength
When I was weary
And for always being by my side
I finally say this now
Thank you
And because of you
I’m happy
Super Junior – Thank You

♫ The End ♫

2 comments
  1. shirley said:

    aq masiii ingett lho yang iniii :DD

    • Thx bgt lho idenya.. Hasilnya kayak gtu dh.. Kamu ikut ngeksis lagi disitu.. hihihihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: