I Got My Dream


Ini FF buatan tnte saya a.k.a viangel..

Title : I Got My Dream #1

Cast : Jung Yong Hwa >C.N BLUE<, Park Chae Yeon >me<, Kim Joon Seo

Support cast : Cho Yeonna, Lee Jong Hyun >C.N BLUE<, Lee Jung Shin >C.N BLUE<, Kang Min Hyuk >C.N BLUE<, Bae Suzy >miss a<, Park Ji Sung >anggep aja disini dia gak bisa maen sepak bola yaa.. kn FF..<,

Genre : Romance , Comedy

 ______

“Aku terlambat !!”

Aku bergegas beranjak dari tempat tidurku. Tidak butuh waktu lama-lama untuk membersihkan diri , cukup 5 menit saja. Setelah selesai mandi, aku segera meraih baju yg udah aku siapin dari semalam.

“Su Ji eonni, kau tau dimana sepatuku ??” teriakku di ambang pintu pada orang yg tinggal dikamar sebelah.

“Hei Chae Yeon, berapa usiamu ? Sudah pelupa begitu. Kau sendiri yg meletakkan sepatumu dikamarku semalam, ” Aku menepuk jidatku sendiri dan tersenyum kecil sambil berjalan ke kamar Su Ji .

Namaku Chae Yeon Park , aku berasal dari Indonesia. Nama asliku sih Chelsea , dan aku sebenarnya lebih suka dipanggil dengan nama Indonesiaku. Tapi orang2 Korea di sini lebih nyaman memanggil nama Koreaku , hanya beberapa orang saja yg lancar memanggilku Chelsea.

Aku tinggal di salah satu apartemen di kota Seoul. Aku belum lama pindah ke sini , baru sekitar 2 minggu. Ya, aku kesini mengejar impianku sebagai seorang penari profesional. Sewaktu di Indonesia aku mengikuti audisi taraf Internasional untuk menjadi dancer band2 Korea. Dan aku lolos, jadi aku bisa tinggal di Korea sekarang. Belum tau sih bakal dengan siapa, aku sih berharap dengan CN Blue , aku ngfans berat sama mereka.

2 minggu ini aku menghabiskan waktuku di Korea dengan latihan, camp , party dan jalan-jalan. Cukup menyenangkan. Aku bertemu dengan banyak orang-orang baru dari berbagai negara yg punya tujuan yg sama denganku. Oiya , aku juga senang sekali bertemu dengan Su Ji di sini, dia orang korea asli, dia yg memperkenalkanku pada kota Seoul yg indah ini, kebetulan dia juga tinggal satu apartemen denganku. Kamar kami pun bersebelahan.

***

Aku berlari menyusuri gang. Apartemenku tidak terlalu jauh dengan jalan besar , 10 menit saja udah sampai di halte bus, tp karena hari ini aku berlari, ak hanya membutuhkan waktu 5 menit.

“Gawat, aku bisa kena hukuman kalau dtg telat” gerutuku sambil mengetuk2 tiang halte. Aku celingukan sendiri, menanti dgn cemas dan terburu-buru pastinya.

5 menit berlalu, akhirnya bus yg aku tunggu2 dtg jg, aku segera masuk, mendapati tempat duduk yg ksong, dan berdoa , “semoga ak g telat, amin”.

***

Tepat pukul 09.45 , aku sampai di studio FNC. Disinilah nantinya aku dan teman2 akan diberitahu dengan siapa kami akan bekerja sama. Hari2 yg kunantikan tiba juga, aku udah g sabar untuk tahu siapa teman satu kelompokku, dan apakah aku akan beruntung untuk ketemu dengan CN Blue ?

Aku mengamati sekeliling ruangan dimana aku menunggu sekarang. Sudah banyak orang dengan berbagai macam bentuk muka, cara berpakaian, cara berbicara, sangat hiruk pikuk. Aku mencari seseorang yg mungkin dari Indonesia , karena selama 2 minggu disini , selama aku mengikuti camp, aku selalu 1 kelompok dengan orang2 yg bukan dari Indonesia. Masalah bahasa sih aku sudah cukup menguasai bahasa Inggris , bahasa Koreapun aku sedikit lancar, cuma kalau saja aku bisa bertemu orang Indonesia, akan lebih menyenangkan.

Sepertinya aku sedikit kewalahan, banyak sekali orang yg menunggu disini. Pusing lihatnya. Aku berniat keluar ruangan untuk mencari udara segar, setidaknya sampai acara dimulai. Aku berjalan ke luar ruangan. Saat tadi masuk ke studio ini, karena terburu-buru aku jadi kurang memperhatikan isi dari studio ini. Bagus. Sangat bagus. Ternyata disinilah biasanya artis2 dari FNC menghabiskan waktu mereka.

Mataku menyapu setiap sudut ruangan, dari atas , kanan , dan kiri. Kepalaku mengikuti arah pandang mata , aku menoleh ke kanan , lalu ke kiri dan “Eh,” aku terkejut seketika saat kepalaku tepat menghadap ke kiri, justru mataku menangkap sosok pria bertubuh tinggi, sekitar 175an lebih , mukanya sih asia, “Sejak kapan km memelototiku seperti itu?” Gertakku dalam bahasa Inggris. Pria itu pun sedikit mundur dan tersenyum, kemudian menyodorkan mukanya tepat didepan mukaku, “justru ak yg hrs’nya bertanya, sejak kapan km melamun di depan pintu masuk sampai aku tidak bs masuk ke dalam ruangan?!” Jwb pria itu dalam bahasa inggris yg cukup lumayan fasih.

“Oh??” Mataku membesar mendengar pertanyaannya, aku celingukan sendiri dan jadi salah tingkah. “Cowok yg menyebalkan !” Pikirku. Ak melangkahkan kakiku ke kanan sebanyak 3 langkah untuk memberi ruang padanya agar bisa memasuki ruangan. “Maaf” kataku sambil membungkukkan badanku, kebiasaan yg sering dilakukan oleh orang2 Korea.

“Iya, lain kali kalau mau melamun jangan di tempat umum,” jawabnya dengan senyuman kecil lalu masuk ke ruangan.

***

“Su Jiiiiiiii eonni ,,, ” aku berteriak histeris saat menaiki tangga apartemenku. Sekarang waktu menunjukkan pukul 4 sore, setelah tadi mendapat pembagian kelompok, dan beberapa pengarahan, akhirnya pulang juga.

“Ad ap Chae Yeon? ” Tanya Su Ji dlm bahasa Korea sambil melongokkan kepalanya untuk melihat ap ad yg salah dgn’ku ?

Aku berlari memeluknya , dan mencubit kedua pipi eonni tersayangku ini. “Aduhhhh, sakit Chae Yeon !” Rintih Su Ji sambil mengelus kedua pipinya. “Ayo masuk!” Su Ji mengajakku masuk ke dalam kamarnya. Aku duduk di sofa empuk berwarna hijau, tepat berhadapan dengan TV. Kamar Su Ji sangat nyaman, kebetulan dia penyuka warna hijau, semua perabot kamarnya kebanyakn berwarna hijau. Aku meraih remote TV, dan menyalakan TV. “Wah, pas!” Aku bersorak kegirangan.

Su Ji datang dengan membawa dua gelas syrup hijau , “kenapa ? Apanya yg pas?” Tanyanya sambil menyodorkan gelas bergambar hello kitty ke aku. “Gomawo eonni. Eonni tau band itu?” Aku menerima gelas yg disodorkan eonni dengan tangan kanan, sedang tgn kiriku menunjuk pada layar TV.

“Oh itu. CN Blue kan ? Kenapa ?” Tanya Su Ji sambil memandang ke arahku.

“Aku jadi dancernya merekaaaa…..” Jawabku dengan suara yg tak terkendali, hampir saja berteriak histeris. Ak refleks memeluk Su Ji , “aku seneng bgt bakal sering2 brg mereka,”

“Serius??! Wahhh, ikut seneng dehh, ” Su Ji membalas pelukanku.

“Udah ga sabar pgn cpt bsk, kami bakal dipertemukan dgn CN Blue, kalau ud siap, kmn aj CN Blue konser, ak bs ikut,” aku melepaskan pelukanku dan bercerita panjang lebar mengenai kegilaanku pada CN Blue. Terutama pada vokalisnya.

“Jangan genit ya sama mereka,” ejek Su Ji sambil menarik sebagian kecil rambutku dengan halus.

***

Pukul 08.00

Hari ini acaranya adalah perkenalan antara para dancer dengan manajemen dari CN Blue, terutama dengan para personil CN Blue.

“Musim panas seperti ini lebih cocok pake ini aja deh,” aku mengenakan kaos putih bergambar anjing Pug , dipadu dengan bawahan rok biru berenda selutut, tidak lupa sepatu kets favoritku. Rambutku yg sebahu cukup dihias dengan bando berpita aja. Perfect ! Aku meraih tas selempangku, dan jam tangan, setelah semua beres, ak pun bergegas berangkat menuju asrama CN Blue. Letaknya tidak terlalu jauh dengan studio FNC. Jadi aku masih menggunakan bus yg sama untuk menuju kesana.

Beberapa menit kemudian, kakiku sudah menginjakkan pada gedung asrama CN Blue , aku mendongak ke atas mengamati setiap sudut bangunan, “besar banget,” gumamku. Kemudian aku mengamati sekeliling mencari seseorang yg mungkin ku kenal, tapi tdk ad satu org’pun, “ap ak yg dtg kepagian?” Pikirku.

Ak mengurungkan niat untuk mencari org yg ak kenal, ak beranikan diri untuk memasuki gedung megah itu sendirian. Aku mengambil secarik kertas yg terselip di tas ku, “lantai 2,” aku membaca tulisan yg tertera di kertas itu. Kemarin kami diberi tahu untuk berkumpul disini.

Bangunan ini cukup luas , karena dalam satu bangunan terdapat banyak ruangan dengan beragam fungsi, seperti ruangan latihan musik , ruangan rapat , ad juga ruangan untuk nge-gym, ad ruang rapat , dan salah satunya ruangan yg akan ak gunakan nanti, ruangan untuk latihan dancer yg terletak di lantai 2. Lantai paling atas dipakai untuk tempat menginap beberapa orang penting termasuk personil CN Blue. Bukan berarti mereka g pny tempat tinggal sendiri, hanya saja jika sedang banyak deadline, biasany mereka lebih memilih untuk tinggal disini.

Akhirnya ak menemukan ruang latihannya. Dari luar nampak bagus banget. Pintunya berwarna biru, dengan beberapa jendela ukuran medium berjejer di sebelah kanan pintu, bagian atas nampak beberapa foto personil CN Blue. “Ah Yong Hwa,” gumamku lirih dan tersenyum senang. Tangan kananku reflek memegang dadaku, “jadi deg2an,” batinku. “Hihihi,” aku membekap mulutku dengan kedua tanganku, biar g diliat orang kalau ak ketawa sendiri.

Beberapa menit kemudian , ruangan ini mulai rame. Sekitar 20 penari sudah berkumpul disini. Ya, mereka yg akan menjadi rekan satu teamku nanti. Mereka semua ramah2 , baik , dan kalau dilihat dari penampilan mereka sih bener2 style seorang penari. Ak jd minder.

“Melamun lagi??” Suara pria yg terdengar mendengung ditelingaku bkin jantungku hampir copot. Ak menoleh dengan muka se-garang mungkin , dan aku melongo saat mendapati siapa yg berdiri dibelakangku, dan dialah yg bikin jantungku hampir copot. “Kamu??” Nada suaraku hampir meninggi sambil menunjuk orang itu. Dia yg memergokiQ melamun didepan pintu masuk kemarin. Aku menghembuskan nafas kesal. Orang itu justru mengambil posisi duduk disebelahku. “Kim Joon Seo” cowok disebelah tersenyum. “Kim Joon Seo?” Aku mengulang perkataannya dengan nada bertanya.

“Iya, namaku. Atau panggil Johny, ak dari Indonesia,” jawabnya dengan senyum kecil.

“Oh, Chelsea. Ak jg dari Indonesia. ” Jawabku sambil mengulurkan tangan kananku. Akhirnya aku menemukan org Indonesia juga, pikirku.

“Ok. Gadis pelamun.” Dia mengangkat kedua jempol tangannya.

“Hei ! Kau….” Aku hampir saja memakinya , tp suaraku mendadak berhenti saat terdengar pintu dibuka.

“Annyeong,” seorang memasuki ruangan disusul 2 orang pria lainnya , dan seorang wanita , dan personil CN Blue.

Aku langsung membekap mulutku dengan kedua tanganku, ak hampir berteriak kegirangan. Bayangkan saja, selama ini ak hanya bisa melihat mereka dari televisi, dan sekarang ak berhadapan langsung dengan mereka. Yg pastinya mereka lebih tampan dari yg terlihat di TV.

Acara perkenalan berjalan dengan lancar. Waktu tadi ak harus berdiri memperkenalkan diriku, lututku berasa mau lepas. Grogi. Deg-deg’an. Bahagia. Semua bercampur jadi satu. Senyuman Yong Hwa bikin ak salah tingkah. Ak memukul kepalaku sendiri. Payah !

***

“Mau kemana Chae Yeon ?”Teriak Su Ji dari ambang pintu kamarnya saat mendengar ak berlari menuruni tangga.

“Oh Su Ji ? Ak ad latihan perdana hari ini, ak pergi dulu ya,” aku melambaikan tanganku pada Su Ji dan segera berlari ke halte bus.

***

“Hei Chae Yeon ! ” Aku menoleh saat mendengar namaku dipanggil.

“Hey Yeon Na,” sapaku pada seorang wanita yg saat itu tengah berlari ke arahku. Yeon Na , gadis asal Korea. Kemarin kami berkenalan. Kami jadi cukup akrab. Lumayanlah , untuk menambah teman. Daripada harus dengan Johny.

Hari ini tepat latihan perdanaku dengan rekan satu teamku. Pelatih kami berasal dari Korea juga, seorang pria, namanya Ji Sung. Hari ini dia melatih beberapa latihan dasar , kekuatan fisik, kelenturan tubuh. Setiap kami dituntut tidak hanya mampu dalam satu style tarian , misal tidak hanya menguasai tarian hip hop, tp jg untuk lagu2 yg slow. “Oh God ! Susah,” bisikku pada Yeon Na

“Ok . Saya butuh pemimpin tim disini, siapa yg bersedia ? Atau saya yg menunjuk ?” Tanya pelatih Ji Sung pada kami semua. Sesaat semua terdiam dan saling memandang satu sama lain.

“Baiklah. Saya yg menentukan. Kamu ! Joon Seo. Ap kamu membutuhkan pendamping ? Kalo iy, km blh yg memilih,”

Beberapa detik dia terdiam sambil mengamati rekan2 satu per satu. Ak cuma bisa berdoa mudah2an dia ga milih ak. Bs kacau. Ak pura2 memandang ke arah lain, ak gamau dia ngliat mukaku, “Chae Yeon !” Aku terkejut mendengar namaku dipanggil, ak menoleh perlahan ke arah Joon Seo. Bagus ! Jari telunjukknya tepat mengarah ke ak. perlahan ak menghela napas dan sebisa mungkin tersenyum lalu disusul gerakan menggelengkan kepala. Sayang, gerakan gelengan kepalaku terlambat , pelatih ga liat. Jadi kesimpulannya, ak jadi pendamping Joon Seo ? Si pria resek itu ? Huh !

1. Mengkoordinasi rekan satu team

2. Bertanggung jawab atas gerakan2 baru

3. Mengganti pelatih, jika pelatih berhalangan hadir

4. Menghadiri pertemuan2 dengan pihak internal.

“Ok . Peraturan keempat sedikit melegakan,” ak terkulai lemas di dinding. Masih diruangan latihan. Semua sudah pulang. Ak masih disini karena tadi harus berbicara beberapa hal dengan pelatih dan Joon Seo !! “Hufh ,” ak menghela nafas.

“Chelsea si gadis pelamun!”

Ak menghela napas panjang untuk mengontrol kesabaranku karena mendengar seseorang memanggilku dengan sebutan seperti itu, siapa lagi kalau bkn si John ! Ak melirik ke sebelah kanan, dia sedang berjalan ke arahku sambil bersiul2.

“Gadis pelamun, …karena mule skrg km adlh wakilku, jd qt hrs lebih akrab lg, supaya team qt jd bagus dan kompak” kata Joon Seo sambil memandang ke arahku.

“Maksudmu??” Tanyaku dengan kening berkerut.

“Besok pagi kan qt ga ad latihan, gimana kalau qt jalan2 keliling korea?” Tawaran yg sangat menarik, ak berpikir keras untuk menerima tawaran it atau tidak. Lagian sudah lama ak ga jalan2 , Su Ji sibuk dengan pekerjaannya sebagai editor, ak kdg mule bosan harus dikamar terus.

“Baiklah. Dengan 1 syarat!” Ak mengacungkan jari telunjukku tepat didepan mukanya. “Ak gamau km memanggilku dgn sebutan gadis pelamun lg !” Ancamku.

“Hahahahah, iya iya! Janji !” Joon Seo mengangkat dua jarinya, menunjukkan dia berjanji dan tdk akan mengulanginya. “Bsk ak jpt km aj, krn ak gatau km tinggal dmn, jd skrg ak antar km plg,gmn ? Lagian ini jg udah malam,” dia mengangkat sebelah alisnya dan sedikit tersenyum kecil.

“Bilang saja mau tau tempat tinggalku. Knp bsk qt g ketemuan disini sj ?” Bentakku

“Ayolahh, ga ap2 kan ?” Bujuk Joon Seo dengan gaya memohonnya.

“Baiklah,” ak menyerah

***

Ak merebahkan diri ditempat tidurku. Lelah bgt. Untung td dianter Joon Seo, jd ak gausah repot2 naik bis. Uhhhmmm, sepanjang perjalanan tadi, ak br melihat, ternyata Joon Seo org ny menyenangkan juga, g resek spt wkt pertama kali ketemu.

Ahh..Korea benar2 mewujudkan mimpi2Q. Ak bahagia bgt dsni. Menjadi penari. bertemu teman2 yg menyenangkan. Bertemu CN Blue. Aq tersenyum dan menghela napas, tanpa sadar aq pun tertidur.

***

ak melirik ke arah jam dinding dikamarku, waktu menunjukkan pukul 7 pagi. Ak masih mencoba mengumpulkan nyawa, beberapa kali mengedipkan mata untuk menyadarkan diri, setelah beberapa menit bergulat dengan kemalasan, ak pun segera bangkit dari tempat tidur untuk mandi.

Beberapa menit kemudian,

Dress hijau , dipadu dengan high heels dan tas hijau favoritku. Cantik ! Batinku memuji diri sendiri. Ak melihat jam di tanganku. “Sudah jam 9,” ak segera merapikan kamar dan bergegas turun menuju lantai dasar. Joon Seo berjanji menjemputku jam 9 an.

“Oh?” Ak terkejut saat ak mencapai lantai dasar, ternyata Joon Seo sudah menungguku disitu. “Sejak kapan?” Tanyaku sambil menghampirinya.

“Baru saja kok,” jawabnya singkat sambil membukakan pintu mobil untukku. Ak pun tersenyum melihat sikapnya , dan masuk ke dalam mobil.

“Kamu punya mobil?” Tanyaku setelah Joon Seo masuk ke dalam mobil, dan memasang seatbelt ny

“Ini punya ayahku,” jawabnya, dan dia pun segera melajukan mobilnya.

“Ooohhh, ayahmu di Korea juga? “

Pria disampingku itu hanya menjawab dengan anggukan. Hari ini dia nampak ‎​keren, dengan kemeja hitam dipadu jins biru laut dan sepatu kets putihnya.

Sepanjang perjalanan kami hanya berdiam diri, sesekali bicara , tapi tidak memakan waktu lama. Krn Ak lebih sibuk menikmati setiap sudut kota Seoul yg dilalui mobil ini. Bangunan2 besar , orang2 yg berlalu lalang. Udara pagi ini seger banget. Ak menarik napas dalam2 , menghirup udara sebanyak mungkin. “Ah! Nikmatnya pagi ini,”

Joon Seo menepikan mobilnya tepat di depan sebuah tempat makan yg cukup ramai. Ak pernah mendengar tempat ini , makanan yg disediakan makanan khas korea. Ak membuka pintu mobilku, bersamaan dengan Joon Seo. Kami memasuki restoran itu, dan memilih tempat duduk yg paling pojok dekat dengan kaca sehingga bisa menimati pemandangan luar.

“Ak mau ramen,” kataku pada Joon Seo

“Ok .Ramen dua ya,” kata Joon Seo pada pelayan yg berdiri disamping kami. Pelayan itu mencatat pesanan kami, dan meninggalkan kami.

” Buat mu ap itu menari ?” Tanya Joon Seo tiba2 padaku ,

Ak yg tadi sibuk dengan hapeku, mendadak menengadahkan kepalaku dan menatapnya, lalu tersenyum , ” Dance is my soul ! ” Jawabku singkat. Tapi Joon Seo sama sekali tidak berkomentar, dia masih saja menatapku dan hanya menganggukkan kepala sekali, seakan2 masih menunggu ceritaku selanjutnya.

” Buat ak menari it g skedar hoby , atau rutinitas , tp menari adlh gaya hdp ku , nafas hdp ku , detak jantung ku. Ak berhenti menari berarti ak mati. ” ak berhenti berkata2 saat tiba2 pelayan datang mengantarkan makanan pesanan kami. “Akhirnya Ramen datang juga,” ucapku girang.

***

“Teman2 , qt dpt tugas dr pelatih dan manajer untuk membuat gerakan untuk lagu2 ny CN Blue,semua lagu tanpa terkecuali. Di kertas ini sudah ad nama kalian dgn msg2 satu lagu, satu org bertanggung jawab atas satu lagu untuk membuat gerakan, paham kan?” Joon Seo menjelaskan dengan rinci tugas kami.

CN Blue akan mengadakan konser besar di Seoul 2 bulan lagi , wkt yg kami miliki utk persiapan kira2 hanya 1,5 bulan, sisa waktunya kami gunakan untuk mematangkan gerakan. Waktu yg terlalu singkat untuk mempersiapkan lagu yg cukup banyak. Kebetulan ak dan Joon Seo dpt bagian paling bnyk, krn kami yg paling bertanggung jawab. “Fighting!” Seruku pada teman2.

***

“Su Ji, hari ini benar2 hari yg melelahkan, tapi menyenangkan juga,” kataku pada Su Ji sambil merebahkan tubuhku di tempat tidur. Malam ini Su Ji menginap di kamarku, ak yg memintanya , ak lagi ingin ad teman.

“Bagaimana Joon Seo ? Masih menyebalkan? ” Tanya Su Ji menyusulku di tempat tidur

Aq memiringkan badan menghadap Su Ji , “dia berbeda 180 derajat ! Dia baik kok , menyenangkan , sopan , perhatian juga. Ak jd berasa seperti adikny wkt bareng ma dia” ak mengingat kejadian tadi siang sepanjang hari ak bersama dia, setelah mengenal dia, ak jd nyaman berteman dgn dia.

” Adiknya atauuuuu….. ” Su Ji menggodaku dan menarik poniku dengan pelan

” Jgn mulai deh , ak kan jauh2 kesini mau jadi pacarnya Yong Hwa , hahahaha ” candaku

” Hahahah mulai deh bermimpi , ” Su Ji membenarkan posisi tidurnya. Dan kami pun tertidur lelap.

***

Seminggu kemudian,

“Yeon Na !! ” Ak berteriak menghampiri sahabatku. ” Bagaimana gerakannya ? Sudah dapat sebagian ? ” Tanya ku sambil menggandeng lengannya.

” Iya , baru sebagian. Ga yakin deh kalo bagus , ” Yeon Na menatapku dengan muka memelas

” Ga ad tarian yg jlek , tergantung yg nariin aj,” hiburku padanya , “ayo masuk !” Kami pun bergegas naik ke lantai 2 , dan masuk ke ruang latihan. Saat memasuki ruangan , ak terkejut setengah mati dan hampir pingsan, karena diruangan yg biasanya untuk latian kosong, hanya berisi kaca2 besar berjejer dan loker disudut ruangan. Tapi sekarang sudah ad beberapa alat band disini.

“Lho? ” Ak berjalan ke arah Joon Seo dengan muka bingung sambil menunjuk ke arah alat2 band itu

“Mulai besok kita akan banyak latian dengan CN Blue langsung, seneng kan ?” Jawab Joon Seo

“Haaah ?!!” Ak hampir saja melompat kegirangan.

Selama seminggu ini kami berjuang mati2an untuk menampilkan yg terbaik. Tanpa terkecuali. Ak pun jadi lebih sering pulang larut malam untuk mencari inspirasi disini. Hubunganku dengan Joon Seo baik2 saja, kami sekarang sudah seperti saudaraku. Dia senang menjagaku.

***

” Sangat melelahkan,” ak duduk disebelah Yeon Na, bersandar ditembok. Sekarang pukul 5 sore , kami baru saja selesai latian langsung dengan CN Blue. Menyenangkan tapi juga melelahkan. Oiya, tadi ak melihat secara langsung permainan gitar Yong Hwa. Omooo, keren bgt ! Bener2 keren ! Ak jd kurang fokus pd latianku malah fokus nonton mereka.

“Chae Yeon, kau mau pulang tdk ?” Tanya Yeon Na sambil mengemas barang2nya.

Ak menggeleng, “ak masih nanti saja, masih banyak yg belum ak selesein.” Jawabku pada Yeon Na

Setelah Yeon Na meninggalkan ruangan, dan ak pastikan tdk ad org lagi. Ak melangkah menuju tempat dvd player , dan menekan tombol ON , lalu menekan menu lagu ” I Miss You,” lagunya Yong Hwa. Ak mendapat “kehormatan” untuk menarikan lagu ini SENDIRI. Dari 20 pemain, tdk ad yg bs tarian slow. Hanya ak. Bagus! Benar2 sulit. Latar belakang seorang penari hip hop , sekarang dipaksa manarikan lagu seperti ini. “Hoooh pelatih, kenapa akuuuuu!!” Keluhku.

Lagupun mulai mengalun, lembut, penuh perasaan. Ak harus Βïśα memahami lagu ini, merasakan, tapi syg , ak g lg rindu siapa2. Ak berusaha mendapat feel dari lagu ini. Semua gerakan ak lakukan untuk mendapat hasil yg terbaik. 15 menit berlalu, “Ahh !” Ak membanting handukku ke lantai , menyusul badanku yg rubuh juga ke lantai.

Tiba2 ak mendengar pintu terbuka, ak pkir Joon Seo, ternyata

“Oh, belum pulang ?” Tanya Yong Hwa dengan ramah. Ya. Orang yg saat ini memasuki ruang latian adalah Yong Hwa. Oh God!

Ak menggelengkan kepala dan tersenyum manis. Mataku mengikuti setiap gerakannya. Dia mengambil beberapa alat yg ketinggalan. Lalu dia segera beranjak ke luar, saat di ambang pintu dia berhenti sejenak lalu memandangku yg saat itu masih melongo saja. Haishh! Memalukan memang !

“Jangan pulang terlalu larut, jaga kesehatan,” kata Yong Hwa padaku dengan tersenyum manis

“Oh. Ehm hem,” ak pun mengangguk saja menanggapi nasihatnya itu. Setelah berpamitan, diapun pergi. Ramah sekali, batinku.

***

Keesokan harinya,

“Joon Seo !!” Sapaku pada pria yg saat itu tengah sibuk membereskan ruang latian.

“Astaga, pagi bgt km dtg’nya.” Jawab Joon Seo sambil mengacak halus rambutku dengan manja.

“Tau tidak, kmrn ak diajak ngobrol dengan siapa?” Tanyaku sambil meletakkan tasku diloker dan mengenakan sepatu ketsku

Joon Seo menggeleng,”siapa?”

“Jung Yong Hwa,” jawabku singkat lalu nyengir seperti kuda. “Hwah Joon Seo ak seneng bgt! Seperti mimpi bs ngobrol sm dia,” ak menghentak2an kaki ku saking girangnya.

“Ckckck,” Joon Seo menggelengkan kepalanya. “Baru juga ngobrol, seperti ap kalau kamu pacaran dengannya?” Ledeknya sambil duduk didepanku.

“Amin . Hahahahah”

“Mimpi yaaaaa, bangun ! Latian !” Joon Seo tertawa sambil memegang kedua pipiku.

“Uhm, satu lagu yg sampe sekarang ak masih kesulitan, ” kataku pada Joon Seo yg saat itu sedang mengenakan sepatu.

Dia mendongka ke atas dan bertanya, “lagu ap?”

” Because, I Miss You ” jawabku

” Ap yg bkin kamu kesulitan? Gerakannya? ” Tanya Joon Seo sambil melakukan beberapa pemanasan.

“Bukan, tapi feelnya. ” Jawabku dengan sedikit cemberut.

“Berarti kamu harus tau filosofi dari lagu it,” tiba2 saja pelatih muncul dan berkata seperti itu. Kontan ak melongo mendengar kata2nya.

“Filosofi?” Tanyaku pada pelatih.

“Iya, kamu harus tau kenapa lagu it dibuat, kenapa kata2nya seperti it, kenapa nadanya seperti itu, km harus tau semua,”

Ak sedikit menerawang lalu menghela napas, “lagu it menceritakan tentang seseorang yg sedang merindukan pasangannya kan pelatih?” Tanya ku sedikit mengoreksi pengertianku selama ini tentang lagu itu.

“Tidak cukup hanya disitu. Ssshh, hh!” Pelatih berhenti berkata dan menarik napas sambil berpikir, “uhmm, sepertinya kamu harus bertemu langsung dengan pencipta dan yg mengarransemen lagu itu.” Jawab pelatih dengan penuh keyakinan.

“Siapa?” Kali ini Joon Seo ikut angkat suara.

“Lho? Siapa lagi kalau bukan vokalisnya CN Blue,” jawab pelatih singkat lalu meninggalkan kami berdua yg saat it masih kebingungan.

Bibirku membentuk huruf O , bola mataku perlahan melirik ke arah Joon Seo, keningku berkerut, dan perlahan ak mencoba mengkontrol nafasku yg mulai g karuan, “artinya..ak..harus..latian dengan..Yong Hwa ??” Tanyaku pada Joon Seo dengan terbata.

> next story , tunggu part 2 yaaa…..<

4 comments
  1. first kah ?
    wahhhhhhhhhhh…. anyeong …. chinqu !
    ini daebak banget !
    lanjut ya author …. !

    • Yes, you’re the first!! chukae!! hehehe
      Iy ak setuju jgag, emang bgus critanya tpi yg bikin bkan aku.. ak cuma re-post ajj.. ntar dh ak post.. thx ud mw baca..

  2. chaca said:

    part 2 ny mana ?????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: