Aigoo, santa come!!


Title : Aigoo, santa come!!
Cast : Lee Jong Hyun, Kwon Hee Yeon >me<
Genre : Romance
Lenght : one shoot
Note : Berhubung skrg gi natalan jd kubuat FF ni dh.. FF ni ak bwt jauuh sebelom natal, wae?? Krna ak tw sifatku kalo bikin FF bisa luaaama bgt.. It’s christmas, right? I just wanna say MERRY CHRISTMAS to you all!! Sekian ocehanku drpd bikin klyn bad mood, let’s check out the story..

Suasana sudah kian dingin saja sekarang ini. Daun – daun mulai berguguran satu persatu, kolam maupun sungai mulai membeku, hewan – hewan mulai mempersiapkan untuk tidur panjang mereka yang tinggal sebentar lagi, dan orang – orang mulai mengenakan pakaian yang dirasa hangat untuk mereka. Musim panas sudah lama berlalu, lalu berganti menjadi musim gugur dan sebentar lagi musim dingin.

Musim dingin.. Sebagian orang sebal saat mendengar kata ini karena membuat orang kedinginan dan berbagai macam alasan lainnya, tapi berbeda denganku. Musim dingin adalah musim favoritku dari semua musim yg ada di Korea, why??

>>flashback<<

Karena dimusim dingin tahun lalu aku mendapatkan sesosok pacar merangkap kakak bagiku, ia Lee Jonghyun..

Malam itu ia mengajakku jalan – jalan keliling Seoul yang sudah penuh dengan berbagai ornamen natal dan segala tetek bengeknya, bahagia banget rasanya. Tak lupa kita juga berfoto – foto bersama untuk kenang – kenangan, kebetulan memang kebetulan aku orangnya narziz. *kenyataan* #plaaaak *lanjuuuut*

Hingga pada suatu saat Jonghyun memakaikan penutup mata dikepalaku dan ia membawaku dengan motornya ketempat entah dimana itu. Karena ketakutan lalu cuaca yang membekukan, kupeluk Jonghyun erat – erat. Aku memeluknya bukan karena aku ganjen atau caper tapi aku memang kedinginan dan takut dibawanya ketempat yang menakutkan. Tiba – tiba motor yang kami kendarai berhenti dan itu artinya kita udah sampai ditujuan, Jonghyun melepaskan helmku lalu ia menuntunku berjalan ketempat yang ia maksud.

Kami terus berjalan dan….. Betapa kagetnya aku ternyata didepanku terdapat sebuah kado berukuran super duper besar yang tinggi kotaknya melebihiku lalu tiba – tiba muncul santa clause dari dalam kado itu. Santapun membuka kantongnya dan memberiku sebuah bingkisan lalu segera kubuka bingkisan itu yang ternyata didalamnya ada boneka anjing Alaskan Malmute dan dimulutnya terdapat secarik kertas yang bertuliskan “Be My Girl”.

Kutolehkan kepalaku ke Jonghyun yang aku lupakan sejenak karena terlalu fokus pada surprize yang ia berikan, betapa kagetnya aku setelah kutolehkan kepalaku pada dirinya ia sudah membawa 2 barang dikedua tangannya. “Kalau kamu mau jadi pacarku minum ini.”, Katanya menginstruksikan sambil mengangkat tangan kanannya dan aku tahu itu adalah jus wortel; jus yang bisa membuatku muntah – muntah. “Kalau kamu gak mau jadi pacarku minum ini.”, Katanya lagi sambil mengangkat tangan kirinya dan ku tau itu adalah milkshake vannila kesukaanku; minuman yang membuatku segar kembali setiap saat. Kuputar otakku sesaat, apa maksudnya memberiku pilihan macam ini. Kalau aku milih milkshake itu berarti aku menolak dia, padahal aku sayang banget sama dia., padahal aku sayang banget sama dia. Tapi kalau aku sayang banget sama dia aku harus minum jus itu, arrrghh.

-Jonghyun POV-
Kulihat ia berpikir dengan kerasnya, apakah aku memberinya pilihan yang begitu sulit? Apakah pilihan ini akan membuatnya tidak menerimaku?? Lee Jong Hyun PABOYA!! Akupun merutuki nasibku yang ada diujung tanduk ini, muncul banyak pikiran berkelebat diotakku. Bagaimana kalau ia minum milkshake itu? Saat aku sedang sibuk dengan pikiranku tiba – tiba beban ditangan kananku menghilabg, segera kufokuskan mataku padanya.

Ia sedang meminum jus wortel itu dengan mata dipejamkan dan sepertinya menahan diri supaya tidak muntah, tak kusangka ia menghabiskan jus itu. Ia memandangku dengan pandangan penuh arti dan itu tergambar jelas dimatanya, rasanya bahagia sekali waktu itu. Feel fly like a G6.. I’m feeling so fly like a G6.. *lupakan*

Kupeluknya saat itu juga setelah kuletakkan milkshake yang tadinya ada ditangan kiriku, saat memeluknya kurasakan tubuhnya bergetar. Ia kedinginan!! “Kamu kedinginan.”, Kataku tapi yang ditanya gak menjawab apa – apa tapi semakin erat memelukku. “Gomawo oppa. Jeongmal saranghaeyo”, Katanya yang kuyakin bisa membuat laki – laki manapun akan meleleh jika mendengarnya.

-Author POV-
“Gomawo oppa. Jeongmal saranghaeyo.”, Kata Heeyeon dengan segenap hatinya. “Cheonma.”, Kata Jonghyun lembut dan tanpa mereka sadari, santa clause yang tadi masih melihat momen bersejarah ini. Iapun pergi secara diam – diam bersama perut besarnya setelah beberapa saat ikut menangis melihat mereka berdua berpelukan mesra. “Tugasku selesai.”, Batin si Santa Clause dan segera ngacir pergi dari situ tanpa lupa membawa milkshake yang sudah menjadi yatim piatu sekarang (?)

>>flashback end<<

-HeeYeon POV-
Kembali kukenang saat dimana ia resmi menjadi milikku dan setelah dipikir – pikir si Santa pergi kemana ya??

Dia sudah pulang ke Kutub Utara kali ya, tapi kalau ke Kutub utara kenapa milkshake itu bisa ludes gak bersisa? Aaah, lupakan aja.

Sejak malam itu hubunganku dengannya makin dekat dan aku menganggapnya bukan sekedar seorang pacar tapi juga sebagai kakak yang aku sayang didunia ini. Aku mulai cerita banyak tentang diriku dan sebaliknya, aku tau kalau Jonghyun suka gitar tapi baru kali ini aku tau kalau gitar adalah segalanya untuknya.Tapi aku gak akan cemburu karena ia sayang banget sama gitarnya walaupun kadang nyebelin juga, sih.

Aku juga cerita kalau aku ini percaya sama fairytale, aku dibesarkan oleh keluargaku bersama disney dkk. Aku suka princess terutama belle dan aurora, aku percaya dengan peri, aku percaya adanya keberadaan santa clause, dan masih banyak lagi.Setiap bulan desember rumahku sudah penuh dengan ornamen natal dan selalu berharap santa clause datang membawa hadiah yang diletakkan dibawah pohon natal lalu menikmati cookies bersama susu yang sudah aku siapkan. Umurku yang tak lama lagi akan berkepala dua masih melakukan ritual itu setiap tahunnya, seperti sekarang ini.

Jonghyun saat kuberi tahu shock berat, mungkin pikirnya aku ini gadis aneh yang masih percaya sama hal – hal yang begituan. But, here I am..
Kalau ia berpikiran seperti itu sebenarnya aku juga punya pemikiran yang sama tentang dia, kok ada ya orang yang sebegitu cintanya sama sebuah benda yaitu gitar. Lha, kok jadi curcol gini sih??

Sekarang ini aku sedang berada disebuah taman yang ada di Seoul dengan headset menempel ditelingaku dan lagu – lagu yang bertema christmas berdengung ditelingaku.

-Jonghyun POV-
Yes, I got you my little fairy. Kulihat ia sedang duduk dikursi taman ini seperti biasanya. Hana, dul, set!!! “Haaai.”, Kataku lantang yang ternyata membuatnya terkejut bukan main.
“Yaa!! Jangan bikin orang jantungan kenapa?? Iiiissh.”, Katanya kesal kerena ulahku barusan. Aku hanya cekikikan sendiri melihat tingkahnya itu dan akupun duduk disebelahnya. Setelah memakiku tadi rupanya ia larut lagi dalam lamunannya bersama musik yang ia dengarkan. Mikirin apa sih??

-Heeyeon POV-
Agak kesal aku padanya kenapa kebiasaan ngangetin orang tidak hilang – hilang dari sifatnya itu, iiissh. Aku sengaja pura – pura melamun biar ngebuat dia merasa bersalah padaku..

1 menit

2 menit

3 menit

4 menit

5 menit

Dia tetep gak ngomong apa – apa tapi tiba – tiba terdengar suara gitar plus suara emasnya ditelingaku yang masih mengenakan headset ini. Tak tau kekuatan apa yang akhirnya membuatku melepas headset dan berganti memandanginya, ia selalu membawa gitarnya kemana – mana sama seperti saat ini. Gak tau kenapa setiap ia menyentuh gitarnya dan mulai memetik strings’nya lalu mulai menyanyikan suatu lagu.. Lagu itu selalu sesuai dengan perasaanku saat itu kalau tidak lagu itu selalu membuat bad mood’ku menjadi good mood lagi.

:: Aju oren mon yetnalbuto na kkumkkwowatdon sarangi
Noin-gol ara
Onjena hamkke hejwo
Aju oren siganeul-lodo
Neul gateun jarieso bitnajugil
Nemam noegeman billyojulge :: >Munyuk (panggilanku buat minhyuk) – Star<

Bahagia banget rasanya punya pacar kayak dia yang selalu ngerti kita setiap saat dan kapan saja dikala hujan turun, panas menyengat, udara dingin menusuk tulang sekalipun. Didepan orang banyak sekalipun ia tidak merasa malu sedikitpun, so sweet.

-Jonghyun POV-
“Yess, aku berhasil. Berhasil, berhasil, berhasil. Horee!!”, Kataku dalam hati ala Dora. Jurusku ampuh buat ngehancurin benteng kuatnya itu, ehehe. Akhirnya ia melepas headsetnya itu dan melihat kearahku.

:: Gaseume segyojin byori
Gaseume bitnadon byori
ama noin-got gata
Ttollineun soriga deullini
o star
Tteugoun simjangeul neukkini
Yo my star ~ :: >Munyuk – Star<

“Gomawo.”, Keluarlah kata itu dari mulutnya. “Gomawo buat apa?”, Tanyaku pura – pura tidak tau sembari memasukkan gitarku ketasnya lagi. “Ya makasih buat lagunya.”, Katanya dengan kepala tertunduk. “Aaa, cheonma.”, Kataku. “Mmm, aku boleh maen keapartemenmu gak??”, Tanyaku padanya dan segera dijawab anggukan mantab kepalanya dan senyum terukir dibibirnya.

***

Dan sampailah aku di apartemen miliknya, didepan pintu apartemennya sudah tergantung tulisan “Oseo Oseoyo” yang seperti biasanya tapi sudah berhias ornamen natal disekelilingnya. Pintupun terbuka dan dengan cepat tercium wangi khas apartemennya, dari pertama kali aku keapartemennya aku udah suka sama wanginya tapi aku gak pernah tau ini wangi apa. Begitu masuk keapartemennya aku segera

-HeeYeon POV-
Astaga, dia nyanyi lagi!! Omo, batery full!! Aku gak akan pernah bosen dengar dia nyanyi sambil nggitar. That’s make my batery always full.
“Hey! Ngapain senyum – senyum sendiri. Sarap loe! Besok natal mau ngapain?”, Tanyanya yang membuatku kembali kedunia ini lagi. “Gak tau, bingung. Mungkin aku dirumah aja.”, Jawabku. “Oh..”, Jawabnya yang singkat padat jelas, aku kira ia bakal ngomong apa gitu kek. Iiish, nyebelinnya kumat. “Waduh, aku harus ke Cafe sekarang. Sampe ketemu besok!”, Katanya singkat lalu langsung ngeloyor pergi. Bad mood! Akupun berdoa, “Tuhan, semoga natal nanti aku bisa melewatinya dengan bahagia. Dan kalau bisa aku bisa pergi ke ibadah natal di gereja bareng dia. Amin.”.

-JongHyun POV-
Pasti dia sedang uring – uringan sendiri, hihihi biarin aja deh. Aku dapet ide bagus, buat dia. Malam natal tinggal 2 minggu lagi, masih banyak waktu buat persiapan. Lalu segera kutancap gas motorku ke Cafe, tempatku bekerja.

***

Guk, gukk, guk.. Huk, hukk, huk.. Meoow.. Ssssh.. Cit, citt, cit.. “Mama! Kelinci itu lucu banget! Yang itu boleh ya.”, Pinta seorang anak pada mamanya. “Wadoow.. Mama!! Huaaa.. Huaa.. Huaa.. Kura – kuranya nggigit!”, Tiba – tiba terdengar teriakan anak lagi.

Ditempat ini terdengar berbagai macam suara mulai dari hewan – hewannya sampai dengan si pembeli yang tidak kalah keras mengeluarkan suara, mayoritas yang kesini adalah anak – anak kecil bersama mamanya dengan keinginan bisa memiliki hewan peliharaan sesuai keinginan mereka. Yupp, sekarang aku ada di Pet Shop. “Agassi, anjing ini harganya berapa ya?”, Tanyaku pada seorang agassi disana sambil menunjuk kearah anjing yang berRas beagle ini. “Oh, ini harganya 74 won.”, Jawab agassi tersebut. Kulihat anjing – anjing beagle tersebut sedang bermain dengan sesamanya tapi terlihat satu dari mereka yang hanya diam saja, “Agassi, aku beli yang itu aja.”.

***

“ChaeYeon annyeong? Lagi ngapain?”, Tanyaku pada ChaeYeon, sahabat HeeYeon. “Oh, ini lagi ngerjain tugas dari Cho seonsaengnim. Susah banget.”, Katanya sambil menodai kertas dihadapannya dengan bolpen birunya. “Oh ya. Kabarnya kamu sama YongHwa gimana?”, Tanyaku padanya yang tadi mukanya mendung sekarang jadi cerah lagi.

“Ya gitu deh.”, Katanya malu – malu kucing. Rencanaku bikin ChaeYeon terpikat berhasil, lanjut ke plan B. “Btw, btw kamu tau gak kode pintu apartemennya HeeYeon?”, Tanyaku pada ChaeYeon yang langsung menatapku dengan tatapan melongo. “Kau tak tau?”, Tanyanya lagi dan aku hanya menggeleng tanda tak tau. “Oh JC.. Password apartemennya tu, nih pasang kupingmu terus buka lebar – lebar. 1G5u5i1t9a9r0!”, Jawabnya yang kontan membuatku kaget. Passwordnya diambil dari kata ‘guitar’ dan ‘15.5.1990’! Itukan alat musik favoritku dan tanggal lahirku! Lee Jong Hyun Paboya! Tiba – tiba kulihat HeeYeon sedang berjalan kearah sini dengan tatapan membunuh khasnya, aku mau manas – manasin dia aaah.

-ChaeYeon POV-
“HeeYeon annyeong!”, Kataku dengan melirikkan mata kearah JongHyun disebelahku yang sedang sibuk dengan HP’nya. Drrt.. Drrt.. Drrt.. Ada sms! Mungkin aja dari YongHwa, ehehhe.

—————————————————————————
From : JongHyun
Numb : 085741122334
Euy! Jgn kasih tw HeeYeon kalo aku tadi tnya password apartemennya lho! Dan cerita aja sama dia kalau tadi kamu ngobrol sama aku seru banget, sampe tugas mtk mu dari Cho seonsaengnim *alias si Evil, Kyuhyun* terlupakan. OK! Please, ur help.. Gomawo!
—————————————————————————

Bener aja sms JongHyun tadi, YongHwa benar – benar datang! Oh Gee! Battery full! Kyaa!! “Hey! Temenin aku keruang band yuk, mau maen gitar.”, Kata YongHwa setelah berada didekatku. Aku mengangguk mengiyakan, “Ok. HeeYeon aku ikut dia dulu ya! Annyeong!”. “Lho? Terus tugas dari Cho seonsaengnim gimana? Kamu telantarin gitu aja?”, Protes HeeYeon padaku. “Biarin aja deh. Kalo kamu mau ngerjain, kerjain aja. Aku akan sangat bahagia.”, Setelah itu aku langsung melenggang pergi bersama YongHwa.

-JongHyun POV-
Semua berjalan lancar sesuai rencana, thx Jesus for your help. Tinggal yang satu ini nih, the most important from all.
“Ahjussi? Disini ada kostum santa clause yang cocok dengan saya?”, Tanyaku pada seorang ahjussi ditempat tersebut.

***

-HeeYeon POV-
One week later..
Fiuuh.. Nanti malam christmas eve tapi dia jarang bareng aku lagi sekarang dan sejak hari dimana ia bersenang – senang bareng ChaeYeon aku jadi sebel sama dia. Saat berpapasan dijalan ia acuh tak acuh, seakan tak mengenalku. Udahlah mendingan aku ke Koreamaret dulu mau beli Goodtimes coklat sama susu ultra yang rasa vannila buat santa nanti malam dan tak lupa kaus kaki untuk tempat hadiah.

***

Mmm, PERFECT!! Rumah udah perfect plus segala hiasannya dan tak lupa lampu dimatikan lalu lilin dinyalakan jadi Silent Night, doonk. Sayangnya malam ini dia gak ada disini bareng aku disini, rasanya seperti baru kemarin ia menjadikan aku sebagai pacarnya. Why? Karena tiba – tiba sekarang sudah malam natal, malam dimana ia nembak aku dulu. Saranghaeyo, oppa!

Waduh udah jam 10! Daripada suntuk mikirin dia dimalam natal ini mendingan tidur aja deh, sekalian nunggu Santa dateng. Akupun segera menuju kamarku dengan langkah lunglai lalu naik ketempat tidur, menarik selimut, dan tidur. Zzz.. Zzz.. Zzz..

-JongHyun POV-
Jam 23.59
Kostum? : check ( V )

Karung? : check ( V)

Hadiah? : check ( V )

Gitar? : check ( V )

Rambut? : check ( V )

Jenggot? : check ( V )

Perut? : check ( V )

Parfum? : check ( V)

Mental? : ………..

LEE JONGHYUN, FIGHTING!
Dengan tangan bergetar kutekan satu persatu tombol dan memasukkan password apartemennya, “1G5u5i1t9a9r0”. Cklekk.. Pintu terbuka! Yesss..

Jam segini HeeYeon pasti udah tidur lelap banget deh, aku harus pelan – pelan masuknya. Aku berjinjit untuk masuk keapartemennya supaya tak terdengar satu suarapun dan aku segera menempatkan diriku disofa kesayanganku. Daaaaaaan..

-HeeYeon POV-
‘You better watchout
You better not cry
You better not pout
I’m telling you why
SANTA CLAUS is coming to your house’

‘You making a wish
I checking it twice
I’m gonna find out
who naughty or nice
SANTA CLAUS is coming to your house’
‘He sees you when you’re sleeping
He knows when you’re awake
He know if you’ve been bad or good
so be good a goodness sake’

‘You’d better watch out
You’d better not cry
You’d better not pout
I’m telling you why
SANTA CLAUS is coming to your house’

Aku merasa tak asing dengan suara itu. Astaga itu JongHyun!!! Tak lupa aku berkaca sebentar, kali aja mukaku kayak setan nanti keluar. Ehhehe
“Annyeong haseyo! Aku santa JongHyun dari Busan! Hohoho.”, Kata sosok itu yang memperkenalkan dirinya santa JongHyun dari Busan. Wait… Santa?? JongHyun?? Busan?? Aku terdiam sesaat, gak salah denger nih?

Kyaaa! JongHyun! Saranghaeyo! Aku langsung berlari kedalam pelukannya, entah mengapa airmataku tak terbendung. “Hey, kenapa nangis senyum donk. Natal – natal gini.”, Katanya sambil membuat kepalaku berhadapan dengannya. “Gomawo.”, Kataku dengan kepala tertunduk ditengah tangisku yang gak bisa berhenti.

“Ucapanmu sama seperti yang waktu itu, kenapa kamu selalu saja ngomong ‘gomawo’ keaku?”, Tanyanya lembut dan berhasil membuat tangisanku mereda. Aku teringat malam itu, malam dimana ia menunjukkan perasaannya padaku dan aku berkata ‘gomawo’ pada saat itu.

Sesuatu yang hangat menyentuh keningku, He kiss my forehead! “Gomawo.”, kataku lagi. “Ya!! Kenapa kau selalu berkata ‘gomawo’ padaku?”, Tanyanya agak jengkel. Aku terkikik pelan dan berkata, “Aku terus mengucapkannya karena aku bersyukur punya pacar kayak kamu yang bisa aku jadiin kakakku, keinginan terbesar dihidupku. Gomawo, udah baik sama aku selama ini.”. Guk.. Terdengar suara anjing menggonggong.

“Ya ampun! Makananmu udah habis?”, Katanya sambil melihat dalam karung merah ala santa dan keluarlah seekor anjing beagle tapi masih puppy. “Ya ampun! Lucu banget! Namanya siapa? Punyamu? Sejak kapan kamu punya anjing?”, Tanyaku bertubi – tubi karena keterkejutanku karena ia tidak pernah mau memelihara hewan peliharaan.

“Kamu suka?”, Katanya dengan singkat; padat; jelas; datar; serius. “Yaiyalah.. Lucu banget anjingnya, aku pengen punya anjing.”, Khayalku. JongHyun mendekat dan memelukku, “Anjing itu buat kamu”. “Mwo? Serius kamu?”, Tanyaku tak percaya. “Iya. Kamu dari dulu pengen anjingkan? Ini hadiah dari santa buat kamu.”, Kata JongHyun yang membuatku amat sangat bahagia. “Gomawo.”, Kata itu kembali kuucapkan. Saking senangnya kucium bibirnya sekilas lalu segera menyingkir dari situ dan menutupi wajahku yang berubah merah saat ini.

-JongHyun POV-
Kulihat HeeYeon langsung berlari menuju sofa dan menutupi wajahnya dengan bantal setelah bibirnya berhasil menyentuh bibirku dalam beberapa detik.

Oh Jesus! Kau tau? Gak cuma kamu aja yang pipinya bersemu merah, AKU JUGA!! Aiish, that’s my first kiss. “Ya!!! Ngapain kamu disitu? Sini! Santa minta pertanggungjawaban!”, Teriakku dan menghampirinya. “Andwe!”, Katanya sambil mempertahankan bantal yang ia gunakan untuk menutupi wajahnya.

Setelah pergulatan yang cukup lama akhirnya aku berhasil mengambil bantal tersebut dari wajahnya dan wajahnyapun terlihat cukup merah padam dengan nafas terengah – terengah karena tadi bergulat. “Ngapain kamu disini? Udahlah pulang aja sana!”, Katanya sambil mendorongku keluar dari apartemennya.

Setelah sampai diluar, gampang saja aku langsung menekan passwordnya dan pintupun terbuka lalu aku segera duduk disebelah HeeYeon. “Kenapa kamu bisa masuk? Eh, iyaya. Kamu tadi bisa masuk caranya gimana?”, Tanyanya dengan muka bego khasnya and I like that.

***

Ting.. Tong.. Ting.. Tong..
Aku kaget kalau ada orang memencet bel apartemenku pagi ini, sekali lagi kupatut diriku didepan cermin karena aku mau ke Gereja sebentar lagi lalu segera keluar untuk melihat tamu itu.
Begitu kubuka pintunya, “Annyeong! Ke Gereja bareng yuk. Kajja, kajja.”. “Aaah, chankaman.”, Kataku lalu langsung berlari kedalam mengambil tas dan memakai sepatuku. Ni orang sarap atau gila sih? Bukannya dia tau password apartemenku, kenapa gak langsung masuk aja? SARAP!! Terus kenapa juga tu orang tiba – tiba muncul diapartemen pagi ini? Never Mind!!

***

Dan sampailah aku dibangunan megah ini, yang penuh dengan banyak orang akan masuk kedalam bangunan tersebut. Yupp, sekarang aku ada didepan gedung gereja. Saat aku akan angkat bicara, “Kamu masuk duluan aja, nanti ada ChaeYeon sama YongHwa didalem. Aku kesana dulu ya.”.

Dengan langkah terpaksa aku masuk kedalam dan disambut oleh beberapa orang yang cewek mengenakan bando berbentuk tanduk rusa dan yang cowok mengenakan topi khas ala santa clause. Aku segera membalas senyum ramah mereka dan menjabat tangan mereka yang sudah terulur untuk menyalamiku.

Baru beberapa langkah aku berjalan, “HeeYeon!”. Kumencari darimana asal suara itu, ternyata itu suara ChaeYeon yang memanggilku dengan YongHwa disampingnya. “Annyeong? Merry Christmas! Masuk bareng yuk!”, Ajak ChaeYeon dan hanya kujawab dengan satu anggukan. Kulirikkan mataku kearah ChaeYeon dan YongHwa yang duduk disebelah kiriku, aku iri sama mereka. Kayaknya bahagia banget gitu. Huuuuush, di Gereja gak boleh ngiri! Fokus ibadah!

“Ini dia pentas drama dari Departemen Seni Peran yang berjudul, ‘When He was Born'”, Kata si WL dan panggung tiba – tiba gelap. Tiba – tiba lampu sorot menyoroti sesosok lelaki berpakaian ala timur tengah bersama seorang wanita dengan perut hamilnya dari pintu samping gereja. Muka mereka memperlihatkan ekspresi kebingungan tapi berubah cerah saat melihat panggung yang sekarang sudah dimake over seperti kandang domba.

Mereka akhirnya duduk disetumpuk jerami dan akhirnya sang wanita melahirkan seorang anak dan diletakkannya didalam palungan. “Sillyehamnida.”, Kata seorang dari 3 orang yang datang. “Aah, ye. Oseo Oseyo”, Kata sang suami yang bernama Yusuf itu. “Emas ini kepersembahkan untukmu Raja.”, Kata orang majus yang pertama. “Kemenyan ini untukmu Raja.”, Kata orang majus yang kedua. “Dan ini Mur untukmu Raja.”, Kata orang majus yang terakhir.

Diluar tempat itu terlihat sebuah bintang yang amat sangat bersinar, rupanya bintang itu yang menuntun 3 orang majus itu ketempat ini. Panggung tiba – tiba berubah gelap dan lampu sorot menyoroti seseorang dengan gitar dipangkuannya. Aigoo, itu JongHyun!! Ia mulai memetik senar gitarnya dan terdengar dengan jelas dari setiap petikan senar yang ia mainkan kalau ia memainkan sebuah lagu, “Joy to the Lord”. Lalu dari belakang panggung muncul sekitar 10 orang dan menyanyi dengan iringan gitar JongHyun.
Mereka adalah Choi MinHo, Lee JinKi, Cho KyuHyun, Jang WooYoung, Kang MinHyuk, Lee JiEun, Lee ChaeRin, Jung SeoJung, Kim TaeYeon, dan Park ShinHye. Perpaduan suara mereka ber10 keren banget apalagi dengan iringan gitar dari JongHyun, suaranya blending banget.

Panggung menjadi gelap lagi, lalu lampu terang lagi dan tampak dipanggung semua orang yang berperan didrama tadi dan ke10 penyanyi tadi ada dipanggung lengkap dengan lagu “Joy to the World” yang sekarang diiringi dengan full band.

***

_pulang gereja – hampir sore_
“The way you play your guitar impress me.. I’m sorry if..”, Kata – kataku terputus karena JongHyun yang tadi berjalan didepanku sekarang memelukku. “It’s ok. Aku jadi santa, anjing, drama tadi, dan performance tadi……… Semuanya buat kamu.”, Katanya pelan tapi pasti ditelingaku. “Maksudmu?”, Tanyaku tak mengerti sambil melepas pelukannya yang semakin erat ini. Dengan tangan yang makin erat memelukku ia menjawab, “Semua yang aku sebutin tadi, semuanya hadiah natalku buat kamu.”.”Saranghaeyo.”, Katanya sambil melepaskan pelukannya dan mulai berjalan lagi. “Naekka junge cwego*!!”, Kataku lantang. “Gomawo.”, Kataku lagi dan berlari secepat mungkin supaya bisa cepat sampai diapartemen. Mukaku udah menjadi merah lagi sekarang, aaaargh!

“Yaaa! Berhenti kau! Ngomong sekali lagi yang tadi!!”, Teriak JongHyun sambil berlari mengejarku. “Andwe!!”, Kataku sambil terus menambah kecepatan lariku. “Yaa!!! KWON HEEYEON!!!”.

-The End-

*Naekka junge cwego : You’re the best in my life

How? How? How? *tengok kiri kanan* bagus gx?? Nervous, nih.. Hehehe.. Makasih buat JongHyun oppa yang mau maen di FFku ini dan buat semua yg ud baca, jeongmal gomawoyo. Berhububgan sekarang lagi natal, i will say “Merry Christmas”!! Hohoho.. Wish u have a great Christmas..

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: