I Got My Dream 4


I Got My Dream #4

Genre : Romance

Main cast : 1. Jung Yong Hwa
2. Lee Hyun Jin as Kim Joon Seo
3. Park Chae Yeon (reader)

Note : selamat membaca chingu ^^v . No silent reader ya,,

Yg bikin tanteku yaa.. aku cuma re-post..

__________________
” Aku nggak pernah memintamu melakukan itu, ” jawabku tegas dengan sedikit emosi yang mulai menggebu-gebu.
Joon Seo sedikit terkejut mendengar pernyataanku, dia menoleh menatapku, tatapannya penuh emosi, ” kamu pikir aku melakukan ini atas dasar perintahmu ?! Baiklah. Mulai sekarang, urus saja dirimu sendiri !! ” Bentak Joon Seo dengan nada tinggi dan tatapan tajam, lalu berbalik badan dan berjalan meninggalkanku.
______________________

ChaeYeon POV:
Aku berusaha mengatur nafasku. Mataku enggan mengikuti kepergian Joon Seo, aku lebih memilih menerawang ke atas, mencoba menghilangkan emosi. Entahlah siapa yang salah, siapa yang benar, yang pasti aku malas memikirkannya. Aku benar-benar kecewa dengan sikap Joon Seo. Kali ini aku hampir dibuat menangis olehnya, entah kenapa, mungkin karena aku gagal mengendalikan emosiku atau karena kata-katanya. Air mataku pun jatuh , cepat-cepat aku menghapusnya. Emosiku justru semakin menjadi-jadi. Aku ingin berteriak sekencang-kencangnya rasanya. Nafasku masih tidak beraturan.

Setelah menarik nafas panjang, aku melangkah ke ambang pintu ruang musik.

” Maaf. Aku harus pulang sekarang , takutnya ketinggalan bis,” ucapku dengan seulas senyum di bibir, menghindari kesan sehabis bertengkar.

” Lho ? Eonni ?? Kenapa terburu-buru ? ” Tanya Min Hyuk dengan mukanya yang lucu. Mau tidak mau aku sedikit tersenyum melihat ekspresi mukanya , “iya, maaf. ” Jawabku sambil melangkah meraih tas ku yang aku letakkan di meja di ujung ruangan, dan bergegas keluar ruangan. Sebelum mencapai pintu, aku sempat menoleh ke arah mereka lagi , ” Ah , JongHyun Oppa , tadi kamu keren sekali.. Kapan-kapan ajari aku ya :) . Uhhhmm YongHwa Oppa ,, kamsahamnida “. Setelah mengucapkan terima kasih , ak berpamitan pulang dan bergegas keluar ruangan. Aku benar-benar ingin cepat pulang.

***

” Ah , JongHyun Oppa , tadi kamu keren sekali.. Kapan-kapan ajari aku ya :) . Uhhhmm YongHwa Oppa ,, kamsahamnida “.

Setelah melihat Chae Yeon berjalan keluar ruangan, Yong Hwa bergegas meletakkan gitarnya dan berjalan keluar. ” Hyung ! Mau kemana ?! ” Teriak Jung Shin , namun sama sekali tidak mendapat jawaban dari Yong Hwa.

Yong Hwa melangkah dengan cepat untuk mengimbangi jalannya gadis yang ada didepannya saat ini. Tentu saja kedatangannya tanpa diketahui si gadis. Yong Hwa hanya mau ‘menjaganya’. Dia hanya berjalan dibelakang Chae Yeon dengan tenang tanpa menimbulkan suara sedikitpun. Dia tahu Chae Yeon sedang menangis, meskipun tidak bersuara. ingin hati memegang kepala Chae Yeon saat ini, meminjamkan pundaknya, tapi dia tahu, belum waktunya.

***

ChaeYeon POV:
Aku melangkah sambil tersedu-sedu, sangat menyebalkan bertengkar hebat seperti ini, rasanya menjengkelkan. Benar-benar di luar perkiraan, Joon Seo yang selama ini aku anggap baik, bisa berkata kasar padaku.

Aku menuju ke taman yang terletak di belakang gedung, disana terdapat hamparan rumput yang luas , beberapa pohon yang rimbun yang sangat bermanfaat disiang hari yang panas , di setiap sudut taman terdapat tempat yang menghadap ke area luar taman, dan dimalam hari seperti ini akan sangat indah, karena kita bisa melihat dengan bebas gedung-gedung yang menjulang tinggi dengan lampu-lampu mereka yang berwarna-warni.

Brakk!
Aku membanting tas ku di salah satu bangku yang terletak di taman. Setelah menarik nafas panjang dan memejamkan mata sebentar, aku pun duduk di bangku favoritku itu. Mataku menjelajah ke setiap sudut kota , aku seperti orang yang kesepian ditengah keramaian kota. Tanpa terasa akupun meneteskan air mata. “JoonSeo jahat! Dia yang salah, bukan minta maaf tapi justru menyalahkanku. Aku membutuhkanmu. “

_____

YongHwa POV:
Aku melihat dia menangis, entah sejak kapan aku merasa tidak terima melihat dia menangis karena seseorang. Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa , siapa aku.

Kali ini aku akan terus menemaninya kemanapun dia pergi, aku akan terus menjaganya. ” Apa kau menyukai JoonSeo?” batinku.

Aku terus mengikutinya hingga di taman yang terletak di belakang gedung, lagi-lagi aku melihatnya menangis. Aku semakin nggak tega. Aku melangkahkan kakiku menuju tempat duduknya, aku melihat dia menutup wajahnya dengan kedua tangannya, aku tahu dia sedang terluka. Aku mengulurkan tanganku hendak memegang kepalanya dan membelai rambutnya, semoga saja kehadiranku bisa menghiburnya.

“JoonSeo jahat! Dia yang salah, bukan minta maaf tapi justru menyalahkanku. Aku membutuhkanmu. “

Hanya berjarak 10cm antara tanganku dan kepalanya, namun aku segera menghentikan niatku. Karena yang dia butuhkan saat ini, bukan aku tapi orang lain.

Aku melangkahkan kaki dengan perlahan menuju bangku yang terletak di seberang bangku ChaeYeon, aku menatapnya dari sini. Dari kejauhan. Lebih baik seperti ini.

_____

ChaeYeon melihat jam tangannya, “ahh..jam 10malam…aku harus lekas pulang.” ChaeYeon meraih tasnya, dan bergegas beranjak pergi dari tempat itu tanpa peduli ada seseorang yang sedari tadi memperhatikannya. Chaeyeon yang berjalan dengan perlahan karena merasa kakinya sangat kaku saat ini, “ahh…Sshh..apa karena kedinginan ya?” Sambil berjalan dia memijit kaki kirinya yang baru saja di operasi itu.

YongHwa dengan sabar terus mengawasi ChaeYeon, dia tahu ada yang tidak beres dengan kaki ChaeYeon. YongHwa mempercepat langkahnya untuk menyusul ChaeYeon dan hendak menawarkan tumpangan untuk mengantarnya sampai apartemennya.

” ChaeYeon!”

ChaeYeon terkejut melihat siapa yang sudah ada didepannya saat ini, “JoonSeo?!!” Gadis itu hampir saja berteriak karena kegirangan, dengan secepat kilat gadis itu memeluk JoonSeo. JoonSeo pun tersenyum melihat tingkah ChaeYeon, dia melepas pelukannya , memegang kepala ChaeYeon dengan kedua tangannya, “dasar anak nakal! Hahaa, ” ChaeYeon pun hanya tersenyum manis.

_____

YongHwa POV:
“Chaeyeon!”

Aku menghentikan langkah kakiku dengan mendadak saat aku melihat JoonSeo sudah berdiri didepannya dengan tangan terbuka. Aku mengurungkan niatku. Jantungku berdegup dengan sangat kencang, kenapa ini? Karena emosi, sedih, atau cemburu?

Perlahan aku meninggalkan mereka berdua dan kembali ke ruanganku. Aku meraih gitarku yang terletak di sudut ruangan.

Utseobwa seulpeohajiman malgo
Gwaenchanh-a nunmul heulliji malgo
Jigeum bureuneun nae noraega
Jakeun wiroga doegil barae
utseobwa Apahajiman malgo
Gwaenchanh-a sesangi neol
himdeulgehaedo
I sigani da jinagamyeon
Modu da neol ihae halgeoya

_____

“Aku lapar! Traktir aku! ” ChaeYeon meraih tangan JoonSeo dan menariknya ke tempat makan yang terletak di depan gedung. Setelah duduk dan memesan makanan, ChaeYeon mengulurkan tangan kanannya, “ayo! Minta maaf padaku!”

JoonSeo tersenyum geli melihat tingkah ChaeYeon, dia mengulurkan tangan kanannya, tapi bukan membalas jabat tangan ChaeYeon, justru mendarat di pipi ChaeYeon dan mencubitnya. “Kamu cerewet!”

“Aww! Sakit..” ChaeYeon mengeluh, “aku cerewet? Kau yang lebih cerewet!” ChaeYeon melotot dan mencibir.

“Hahahaha..iya iya..maafkan aku Chaeyeon, hmm ?” JoonSeo mengangkat kedua alisnya.

ChaeYeon melirik ke arah JoonSeo, perlahan tersenyum puas. “Oke . Hahah… Ahh, bagaimana rapat hari ini? Apa aku masih bisa ikut tampil? “

JoonSeo menggeleng, “presiden melarang keras kamu untuk tampil!”

ChaeYeon terkejut dan mengerutkan keningnya “kenapa?? Ahh! Menyebalkan! “

“Hei hei! Presiden berlaku seperti itu karena dia menyayangimu, dia tidak mau kamu luka lagi, baru juga keluar dari Rumah Sakit hari ini.. Apa kamu juga yakin dalam waktu dekat ini sudah sembuh total?” Tanya JoonSeo

ChaeYeon terdiam cukup lama. Dia hanya mengaduk-aduk mie yang ada didepannya.

“Hei, dengarkan aku! Kau tidak mengenal presiden..”

“Maksudnya?” Tanya Chaeyeon

“Tapi dia mengenalmu…dia sudah mengamati kita dari awal saat kita masih trainee, dia tahu semua kemampuan kita, sikap kita, dia juga yang menentukan kita berdua sebagai penanggung jawab dari team dancer..karena dia melihat potensi kita…” JoonSeo berbicara panjang lebar

“Intinyaaaa?????” ChaeYeon semakin tidak sabar

“Dia memang melarang kamu tampil..karena dia tahu keadaanmu, tapi tidak berhenti disitu.. Kamu tetap jadi penanggung jawab kok.. Kamu bertanggung jawab atas kostum kami, saatnya mengerahkan kreativitasmu ChaeYeon!”

“Jadi?” ChaeYeon semakin bingung

“Presiden tetap mempercayaimu, meskipun kamu belum bisa menari, tapi kamu tetap bisa berkarya , kamu yang akan menentukan kostum dancer nanti, posisi dancer dan cnblue saat dipanggung, properti dan thema apa yang kita gunakan untuk setiap lagunya..tugasmu!” JoonSeo melahap mie ramyeon kepunyaannya. “Jadi,” tambah JoonSeo, “kamu akan semakin sering bersama idola-idolamu itu”

ChaeYeon hampir saja tersedak, “CNBLUE maksudmu??!!”

JoonSeo mengangguk sambil tetap melahap mie. “Ya, bekerja samalah dengan mereka untuk strategi panggungnya untuk setiap lagunya, presiden ingin hal yang berbeda.”

“Hah?!!! Aaaaaa!!!!! Asyik! Terima kasih Tuhan! Aku senang sekali…. “

“Tugasmu semakin banyak ChaeYeon, jaga kesehatanmu! ” Tujas JoonSeo

“Hum!” ChaeYeon mengangguk dengan pasti,

“Kau juga masih bisa membantuku membuat koreografi selama kamu masih mampu..untuk lagu Geuriwoso itu, kalau kau tidak sanggup, akan digantikan orang lain. Pelatih akan mencari pengga..”

“Tidak! Aku bisa !!”

“Kau yakin?” Selidik JoonSeo

“Tentu saja! Percuma dong selama ini aku latihan keras..masih ada 1 bulan…aku pasti bisa ! “

JoonSeo tersenyum melihat semangat ChaeYeon, “kau akan semakin sering bertemu YongHwa, kau senang?”

“Tentu saja!” ChaeYeon menjawab dengan pasti, lantang, cepat dan keras.

“Kau menyukainya?” Tanya JoonSeo

ChaeYeon hanya mengangguk karena saat ini mulutnya penuh dengan mie. JoonSeo menghela nafas. “Kau benar-benar menyukainya?”

“Tentu saja, dari dulu.”

“Bagaimana kalau dia juga menyukaimu?”

ChaeYeon tersedak mendengar pertanyaan JoonSeo, “YA! Jangan bicara sembarangan! Dia artis besar, aku siapa? Mana pantas aku dicintai seorang Jung Yong Hwa,,lagipula banyak sekali gadis yang dijodohkan dengannya, tidak sebanding dengan aku..jangan berkhayal JoonSeo” ChaeYeon tersenyum geli

JoonSeo mengangguk perlahan, “uhmm..bagaimana kalau…”

Chaeyeon menatap JoonSeo menunggu pertanyaan JoonSeo selanjutnya,

“Bagaimana..kalau aku …yang….. ” JoonSeo berhenti sejenak…

“Menyukaimu”

– bersambung ke part 5 ya –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: